Liburan Akhir Tahun di Danau Toba

Akhir tahun 2013 yang lalu kita berkesempatan untuk liburan ke Medan. Awalnya cuma mau kondangan aja, tapi setelah dipikir-pikir udah jauh-jauh ke Medan, kenapa nggak sekalian ke Danau Toba. Mumpung udah sampai sana, kenapa nggak sekalian jalan-jalan aja? Kan, nggak tau kapan bakal ke sana lagi sampai bulan lalu ada promo AirAsia, kita beli tiket ke Medan donk, biar pergi rame-rame sekeluarga. Perginya masih Oktober 2015 tapi 😛

 

Seperti yang udah kita ketahui, Danau Toba ini merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang terkenal banget. Di sekitar danau, udah banyak banget hotel-hotel dan resort-resort yang dibangun. Bapak-bapak yang nawarin jasa permainan air juga udah banyak. Beda dengan kondisi di Danau Ranau yang sektor pariwisatanya belum begitu berkembang. Jalan menuju danau juga sudah mulus 🙂

 

Lokasi Danau Toba

Sebelumnya, kita mau cerita kekonyolan kita pas merencanakan liburan ke Danau Toba ini. Awalnya kita kira karena udah di Medan, ke Danau Toba ini dekat, bisa pulang pergi. Perbandingan kita waktu itu, kayak kalau di Bali kita nginap di Kuta, pagi-pagi bisa jalan ke Ubud-Kintamani, sorenya udah sampai Kuta lagi.

Dannn ternyata kita salah. Danau Toba ini letaknya sekitar 4 jam perjalanan darat dari kota Medan. Rute kita kemarin: lewat Medan – Pematang Siantar – Prapat (salah satu daerah di pinggir Danau Toba). Ada beberapa jalur alternatif yang bisa dipilih. Boleh-boleh aja kalau mau pulang-pergi, tapi capek di jalan dan rugi banget udah jauh-jauh datang kalau nggak nginap. Belum lagi, kalau kita pengen nyebrang (atau nginap di Pulau Samosir).

Yuk, lihat peta berikut supaya ada gambaran lokasinya:

peta danau toba (more…)

Kunjungan Singkat di Dusun Bambu

Kali ini mau cerita pengalaman kita ke Dusun Bambu. Waktu itu kita perginya siang, setelah jam makan siang. Sebelumnya, ada meeting di Jln. Setiabudi, kebetulan hari sebelumnya dikasih tau teman kalau udah ke Floating Market, cobain aja naik lagi (abis villa Istana Bunga, masih naik lagi, lewatin Universitas Advent Indonesia, ke atas dikit lagi) sampai ke Dusun Bambu.

Peta menuju ke Dusun Bambu:

peta ke dusun bambu

  • HTM: 10.000/mobil, 10.000/orang
  • Tips! Pakai sandal flat ya karena kita bakal banyak jalan di atas tanah. Buat yang pakai heel, harap siap dengan resikonya pas jalan heels-nya masuk ke tanah mulu.

dusun bambu-01

Foto dulu di depan pintu masuk (karena ikutan rombongan sebelumnya foto-foto di sini). Setelah masuk, ada mobil pick-up yang sudah dihias-hias yang bisa bawa kita ke atas. Agak-agak mirip dengan kalau kita ke Pantai Dreamland, Bali. Kalau mau jalan ke atas juga boleh, jalanannya enak dan sedikit nanjak aja. Nggak perlu takut keringetan karena cuacanya adem banget!

Berhubung waktu itu hari kerja dan masih siang, jadi masih sepi. Akhirnya cuma kita berdua deh di mobilnya:

dusun bambu-02

 

Foto sawah-sawah pas mobilnya naik ke atas. Menyejukkan mata, hijau-hijau semua. Maklum, jarang liat sawah-sawah, paling kalau lagi naik kereta Cirebon-Jakarta.

dusun bambu-03

(more…)

Libur Lebaran di Danau Ranau

Kali ini cerita liburan dari pulau Sumatera! Sebelum ke Danau Toba, gw sempat diajak liburan ke Danau Ranau (kalau Hai-hai mah udah sering, dari kecil hampir setiap Lebaran ke sini). Pas dengar Danau Ranau, apaan tuh? Maklum, taunya Danau Toba. Ternyataaa, danaunya besar dan besar! Balik-balik dari sana, pas lagi cari-cari info, gw baru tau kalau Danau Ranau ini danau kedua terbesar di pulau Sumatera. Berdasarkan data, luas danau ini 125,9 km2 (bandingkan dengan luas Danau Toba: 1.130 km2).

Gw sempat ke sana pas libur Lebaran tahun 2012. Setelah 4 jam perjalanan darat yang lumayan seru (jalannya berkelok-kelok dan nggak ada pembatas di luarnya). OOT dikit, kalau menurut gw lebih serem jalan ke Danau Ranau, kalau menurut Hai-hai lebih seram jalan dari Danau Toba ke Brastagi, padahal ada pembatas jalannya. Tikungannya lebih curam soalnya, bentuk huruf U, hiiiii 😛

Pulau di Tengah Danau

Kalau Danau Toba punya Pulau Samosir, Danau Ranau punya Pulau Marisa. Di sini ada pemandian air panas dengan campuran belerang. Memang sedikit bau, tapi lama-lama di sana hidung kita bakal terbiasa kok. Cocok buat cewek-cewek yang mau punya kulit wajah mulus, gak perlu repot-repot pakai sabun sulfur, rajin-rajin berendam aja pas di sini 😉

(more…)