Cerita-cerita dari Pantai Senggigi, Lombok

Kali ini, gw mau lanjutin cerita liburan di Lombok.

 

Sebelum kita sampai di Pulau Lombok, kita sempat menghabiskan 1 malam di Gili Trawangan yang terkenal itu. Kenapa cuma 1 malam? Karena pas baca-baca review, banyak yang nyaranin kalau lebih dari 1 malam takutnya bosan. Gimana dengan kita? Kurang banget! Pengen balik lagi tapi belum dapat waktunya.

Dari Gili Trawangan ke Pulau Lombok kita naik perahu nelayan dengan biaya 10.000/orang (harga Juli 2013 – pas Premium 6.500/liter). Lama perjalanan sekitar 30 menit.

Berbeda dengan pengalaman ketika naik fast boat, naik kapal nelayan ini enak banget, angin sepoi-sepoi. Bagian yang terkena panas juga sudah ditutup terpal. Serunya tuh penduduk lokal dan turis bercampur di sini. Semua barang bawaan digletakin gitu aja di tengah. Sebelah saya waktu itu seorang ibu yang habis menjual ikan di Gili T. Yup, ikan-ikan dan seafood yang dijual di sana di-‘import’ dari Pulau Lombok. Termasuk juga air galon.

Sesampainya kita di Pulau Lombok, kita naik cidomo lagi ke pangkalan taxi Blue Bird. Tarifnya Rp 15.000-Rp. 20.000 untuk jarak yang terbilang dekat. Tarif taxi dari Bangsal sampai ke hotel kita di area Senggigi, Kebun Villa, nggak sampai Rp 100.000. Padahal kita sempat berhenti dulu untuk lihat mutiara air laut di tempat yang direkomendasikan pak supir. Nggak beli juga nggak apa-apa kok – kan harganya mahal-mahal ๐Ÿ˜‰

Naik taxi jauh lebih murah dibanding pesan antar jemput yang banyak ditawarkan di sepanjang pesisir Gili T. Gimana nggak lebih mahal? Per orangnya di-charge Rp 100.000. Naik taxi bisa untuk berempat lho :)

Sepanjang perjalanan dari Bangsal ke Senggigi kita disuguhkan pemandangan tepi laut yang sungguh indah dan mengaggumkan. Khususnya ketika kita melewati Malimbu. I wish I can go there someday! Jalannya sudah diaspal dan masih sepi.

Yuk, langsung diintip keindahan Pantai Senggigi dari ketinggian:

pantai senggigi-05

Bikin kita rasanya pengen nyebur aja kan? :)

 

Beberapa foto lain, maaf kalau ketutupan pohon:

pantai senggigi-04 pantai senggigi-03

Foto-foto di atas diambil dalam perjalanan balik kita ke Senggigi, setelah jauh-jauh ke Mataram naik motor buat makan Ayam Taliwang Irama, hehehe.

Sepanjang jalan ada banyak spot yang sudah dibangun, khusus buat foto-foto buat kita-kita yang doyan difoto ๐Ÿ˜‰

pantai senggigi-01 pantai senggigi-02

Sebelum masuk ke pantai, di depannya ada Art Market juga. Bedanya dengan di Pantai Kuta Bali, Pasar Seni-nya nggak terlalu besar.

Pasar Seni Pantai Senggigi

Gimana dengan pantainya? Pasirnya kecoklatan, nggak sesuai dengan ekspektasi kita yang pengennya pasir putih.

Pantainya sendiri cocok buat menikmati matahari terbenam. Maaf untuk yang ini nggak ada foto-fotonya karena kita juga belum sempat ke sini pas sore-sore.

Alhasil, kita baru mampir ke pantai di pagi hari. Sepi lho, serasa milik sendiri!

pantai senggigi-07 pantai senggigi-08

 

Pagi-pagi main-main di tepi pantai dulu. Udaranya segar banget. Malah, ortu Hai-hai sempat jogging dulu lho di sini. Niat banget, hehehe.

pantai senggigi-09

 

Dari pagi juga udah banyak yang berjualan kaos-kaos untuk oleh-oleh, kayak yang ada di Pantai Kuta kemarin. Enaknya karena masih pagi yang datang jualan belum banyak jadinyaย  kita nggak dikerubungi penjual (ketauan deh kalau kita belanja lagi, hehehe).

 

Kalau ada pertanyaan, silakan taruh di comment ya. Kalau memang bisa pasti kita jawab :)

13 thoughts on “Cerita-cerita dari Pantai Senggigi, Lombok

  1. Nah, yang saya lewatkan di sini adalah pangkalan taxi. kemaren saya naik travel yang per orangnya kena charge RP. 100.000 itu

    1. @Retno: kalau di Gili Trawangan udah ada daftar harganya. Tawar paling kurang-kurang dikit.
      Kalau di Bangsal bisa ditawar lumayan banyak, karena rutenya pun gak jauh kan, paling sampai tempat taxi (yg sebenarnya jalan kaki juga bisa kalau kita niat)

    1. @Spotwisata: dr update pembaca sekarang biaya kapal nelayan dari Bangsal ke Gili Trawangan Rp 15.000. Semoga berguna infonya.

    1. @Faiq: kalau mau cari sponsor buat bayarin kamu liburan, di sini bukan tempatnya. Siapa sih yang nggak mau dibayarin buat jalan-jalan :)

    1. @Susanti: untuk pengalaman pertama kali, sebaiknya kamu coba di Gili Trawangan dan Senggigi karena menginap di 2 lokasi tersebut memberi pengalaman yang berbeda. Soalnya tiap orang pasti punya preference masing-masing…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *