Gua Maria Ganjuran (Tanpa Gua Maria)

Melanjutkan cerita pengalaman kita dari Sendangsono, kali ini gw mau cerita tentang salah satu tujuan utama liburan kita mama di Yogyakarta kemarin, yaitu: Gua Maria Ganjuran! Sayangnya, kita nggak kesampaian untuk berdoa ke Gua Maria-nya karena sore itu lagi ada acara geladi bersih untuk acara …. (nggak tau! Hahaha). Latihan misa-nya pakai bahasa Jawa halus, gw mana ngerti, hehe.

Gua Maria Ganjuran ini menjadi salah satu tujuan kita di hari pertama (yang didiskusikan setelah sampai di Yogyakarta) setelah paginya kita ke Candi Prambanan dan off-road Merapi Tour yang asik banget! Tunggu laporan perjalanannya setelah ini.

Berhubung di Yogyakarta ke mana-mana dekat (serius!), jadi kita ke hotel untuk check-in dan mandi dulu (badan udah lengket gara-gara off-road di Merapi). Tujuan sore itu ke arah selatan, rencananya setelah dari Ganjuran kita mau sekalian ke Pantai Parangtritis (klik untuk baca cerita liburan Iga di sana) setelah selesai berdoa makanya bajunya juga santai abis. 🙂

Keadaan di halaman gereja sore itu:

gua maria ganjuran-halaman-4 gua maria ganjuran-halaman-1Di dekat area yg ada kursi-kursi hijau itu rame banget selama yg geladi bersih, ada koor, ada romo (atau berperan sebagai romo?), ada pembawa acara. Acaranya pakai speaker jadi kedengeran 1 halaman.

 

gua maria ganjuran-halaman-2Mungkin, ada hubungannya sama hasil alam? Soalnya banyak pisang-pisang yg digantung. Tempting banget…

 

Berhubung sedang banyak acara, setelah melihat peta yang ada, kita jalan lurus terus dan menemukan Patung Bunda Maria di pojok. Langsung berdoa 🙂

gua maria ganjuran-bunda maria

Di halaman gereja juga ada beberapa perhentian jalan salib. Dua di antaranya:

gua maria ganjuran-jalan salib 2gua maria ganjuran-jalan salib 1

Di sini kita nggak lama juga karena nggak tau mau ngapain. Mau sekalian misa, kayaknya nggak ada jadwal misa. Akhirnya, kita keluar dan jalan ke arah parkiran. Di sepanjang jalan ke arah parkiran, ada beberapa kios yang jual benda-benda rohani.

Kita mampir lumayan lama berhubung mama ada titipan untuk beli kaplet doa. Gw ‘cuma’ beli lilin buat ke Sendangsono keesokan harinya sama doa Novena. Setelah pulang baru kepikiran kenapa nggak beli sekalian, hehe.

 

Entah karena kita terlalu santai di hotel entah memang jalan ke Ganjuran ada yang ditutup sehingga harus mutar, jadinya kita nggak jadi ke Parangtritis karena terlalu sore. Akhirnya, jadwal malamnya diganti ke Kota Gede, untuk lihat-lihat kerajinan dari perak. Cakep-cakep banget. Ngiler sama bros dan anting-antingnya tapi berhubung lagi berhemat, jadinya gw cuma lihat-lihat aja. Jadi ada alasan untuk balik ke Jogja lagi 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *