Kegiatan-kegiatan Menarik di Pantai Parangtritis

pantai parangtritis-1Waktu sudah menunjukkan pukul 15.50, kami sekeluarga baru saja hendak beranjak dari The Westlake Resto sehabis acara kumpul-kumpul bersama keluarga. Ragu-ragu, ke pantai atau nggak ya soalnya takut kesorean. Mengingat besok hari terakhir di Jogja, tanpa pikir panjang kami melaju ke Pantai Parangtritis. Yup, pantai paling mainstream di Jogjakarta. Perjalanan ke pantai memakan waktu kurang lebih 1 jam dari Westlake.

Kalau sudah memasuki Jalan Parangtritis, lurus saja terus. Tidak sulit menemui pantai ini kok. Kalau sudah menjumpai jalan sempit (satu jalur), berarti sudah dekat pantai. Di pintu masuk kawasan pantai, ada gardu putih yang dikelilingi toko sandal, toko baju, dan warung makan. Btw, denger-denger, ada jalan lain sih selain lewat gardu ini ke Pantai Parangtritis, will update it when I know.

Tiket masuk pantai 10 ribu saja per orang. Kemudian, ngapain saja ya di sana? Eits, sebelumnya, ketahui mitosnya terlebih dahulu. Kata orang, pengunjung dilarang…

  • Mandi atau berenang di laut. Pantai Selatan termasuklah Parangtritis terkenal dengan larangan mandi atau berenang. Usut punya usut, pernah memakan sejumlah korban. Memang sih ombaknya besar-besar jadi cukup berbahaya untuk mandi atau berenang.
  • Berbaju hijau. Lha kenapa tidak boleh berbaju hijau? Konon katanya, Nyi Roro Kidul suka warna hijau, jadi dipercaya dapat membahayakan si pemakai baju. True or not? Aku waktu itu pakai atasan putih dan bawahan hijau, Alhamdulillah lancar dan tidak ada apa-apa.

Main pasir dan basah-basahan di pinggir pantai

Berhubung gak boleh mandi, yasudah main-main saja di pinggir pantai untuk melihat pemandangan indah. Kalau bosan, main pasir atau mendekatlah sedikit ke bibir pantai untuk main basah-basahan terkena cipratan ombak. Seruuuuu! Ingat, harus tetap di pinggir dan hati-hati ya agar tidak terbawa ombak.

pantai parangtritis-2

Seru-seruan di pinggir pantai
Seru-seruan di pinggir pantai

Naik kuda

Mau coba-coba berkuda? Di sini nih tempatnya. Waktu itu, ada seorang pak tua yang diiringi seekor kuda. Kami pun tertarik. Pas tanya harga, pak tua tersebut bilang “30 ribu saja satu orang bolak-balik”. Berhubung yang mau naik orang tiga sedangkan hanya boleh satu orang menunggangi kuda, kami harus gantian. Sebelumnya ada adegan tawar-menawar dulu. Hehehe. Persetujuan awalnya 20 ribu per orang, lama kelamaan setelah “dirayu-rayu”, akhirnya si bapak luluh juga. Alhasil, deal di 50 ribu untuk tiga orang. Asyik! Sayangnya, gak benar-benar dari ujung ke ujung, hanya sekitar  5 meter saja.

naik kuda di pantai parangtritis

Main ATV

Berhubung hari sudah sangat sore (sudah jam 17.30), kami gak sempat coba main ATV. Lagipula, ramai sekali pengunjung, khususnya anak muda, yang mengendari ATV ini. Tak jarang juga dijumpai bapak-bapak dan ibu-ibu bahkan anak-anak yang terlihat asyik naik ATV melewati gundukan-gundukan pasir sembari melihat pemandangan indah.

Lihat sunset

Dibalik terbatasnya waktu untuk bersenang-senang, ternyata ada untungnya juga datang ke pantai sore-sore menjelang magrib. Yup, apa lagi kalau bukan lihat sunset. Gak kalah cantik kok dengan sunset di Bali atau Lombok (sayangnya, waktu itu gak sempat mengabadikannya karena hp dan kamera udah low-bat). Hehe

Kapan ya ke Jogja lagi? Bolehla ke sana lagi atau pantai-pantai lainnya di Jogja yang tak seramai Parangtritis ini. Someday..

One thought on “Kegiatan-kegiatan Menarik di Pantai Parangtritis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *