Pantai Dreamland, Pecatu- Bali

Melanjutkan janji sebelumnya untuk nulis lagi tentang tempat wisata di Bali, kali ini gw mau cerita tentang Pantai Dreamland, yg lokasinya berada di kompleks perumahan Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) – infonya ambil dari Wikipedia, maklum udah lupa. Kata pak supir yang nganterin kita ke sana di tahun 2012 (yesss gw pertama kali ke sana tahun 2012 pas liburan keluarga dan belum pernah ke sana-sana lagi. Maklum, lokasinya jauh. Turis males nih, hahaha. Pembelaannya mah karena ke Bali setelahnya tujuan utamanya kan bukan liburan tapi kerja :p), komplek Dreamland ini milik Tommy, anak bungsu Pak Harto. Cuma karena krismon (atau Pak Harto lengser ya), pembangunannya tidak dilanjutkan.

So, harap diingat ya, kalau di tahun 2015 ini bisa jadi pembangunan kompleks perumahannya udah aktif kembali.

Sedikit berbeda dengan beberapa pantai lain yang sudah kita datangin, seperti Pantai Kuta yang dari tempat parkir ke pantai dekat banget, atau Pantai Pandawa yang juga tinggal parkir terus bisa ke pantai, atau Pantai Nusa Dua yang dekat juga dari tempat parkir, atau Pantai Padang-padang yang mesti turun dulu ke bawah, di sini kita akan di bawah dengan mobil pickup yang sudah dihias.

pantai dreamland-01Serupa tapi tak sama dengan yang di Dusun Bambu. Hayo, siapa ngikut siapa?

 

Terus, mobil kita taruh di mana? Taruh di tempat parkir aja. Sekalian parkir ini sekalian bayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 (harga tahun 2012) yang sudah termasuk;

  • Tiket masuk mobil, dan
  • 5 Wisatawan lokal

Seperti biasa, pak supir nggak perlu bayar. 😀

Sebelum sampai ke pantainya,  ada kios-kios yang di mana-mana selalu ada, apalagi di pantai. Pas kemarin kita ke Candi Prambanan aja, pas mau keluar ada banyak kios-kios yang jualan topi dan baju-baju pantai. Mungkin maksudnya biar kita bisa siap-siap perlengkapan dulu sebelum ke Parangtritis, hehe.

Buat yang belum bawa topi, bisa beli di sini:

dreamland-04Ayo beli topinya, panas lhooo 😛

Setelah berhasil melewati godaan kios-kios yang nggak seberapa panjang, kita harus turun tangga dulu sebelum bisa menjejak pasir. Tangganya gampang kok, termasuk juga buat orang tua. Buat yang udah ke Padang-padang pasti bilang, ini mah kecil, haha. Bagus pula tangganya.

pantai dreamland-02Foto dulu sebelum turun

pantai dreamland-03Finally, I’m here!

 

Seingat gw, pantainya waktu itu lumayan rame sama orang berjemur, cuma kebetulan kita pintar aja cari sisi pantai yang kelihatan sepi.

 

Di Pantai Dreamland ini kita nggak lama-lama, kenapa? Karena kita ke sininya siang banget, kalau nggak salah habis makan siang. Lama-lama di sini bisa pingsan karena nggak biasa berjemur langsung di bawah matahari (baca: bukan berarti gak biasa panas-panasan, soalnya kita dari kecil sudah terbiasa hidup di pinggir pantai. Mana ada itu pakai payung, topi, atau jaket pas jalan kaki. Bisa-bisa jadi tontonan orang-orang sekitar. OOT dikit, jadi ingat pas sekolah, pas kita lagi jam olahraga gitu, ada 1 nyokapnya teman yang jalan di kompleks sekolah pakai payung, sesuatu yang nggak lazim di daerah asal gw, langsung jadi bahan gosip di jam pelajaran tsb, hehe)

Kita cuma sempat main air bentar (nyelup kaki doank maksudnya),  nggak basah-bahasan karena memang nggak bawa baju ganti dan karena PANAS (orang Indonesia banget ya).

Gw sendiri lebih suka ke pantai kalau sore-sore. Ombak masih ada tapi panasnya kalaupun bikin gosong nggak parah-parah amat (maklum, males pakai sunblock). Sekalinya belang, butuh sekitar 1 tahunan sebelum warna kulit kembali sama. Itu pun kalau nggak tergoda buat panas-panasan lagi. Gw nggak sebut berjemur ya karena memang gw nggak suka (dan nggak akan terbiasa) dengan berjemur ala bule, oles-oleh sunblock, bentangin pasima, terus langsung tengkurap sambil baca buku atau tidur telentang sambil pakai kacamata hitam. I can’t stand!

 

Sebelum pulang, foto dulu ke arah cafe yang ada di area pantai Dreamland:

pantai dreamland-05Cakep ya? Kalau lama, boleh sewa payungnya.

Abis dari Dreamland ini, kamu bisa ke Uluwatu. Kalau pengen nonton Tari Kecak dan sunset, dateng agak sorean. Sebelumnya, bisa makan seafood dulu di Warung Mami yang tersohor.

2 thoughts on “Pantai Dreamland, Pecatu- Bali

  1. Pernah ke pantai Dreamland tahun 2014
    Keren nih pantai, pasirnya putih dan lembut khas pantai-pantai di ujung selatan Bali
    Air lautnya juga kelihatan bersih dan ombaknya cukup untuk berselancar
    Kalau sekarang nih pantai sudah ada saingannya di Pandawa dan Padang-Padang
    Gak lama lagi pantai Melasti juga bakalan tenar

    1. @nnoart: sering ke Bali kayaknya, hehe. Iya Pandawa dan Padang-padang udah lumayan rame sekarang, termasuk favorit turis lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *