Tanah Lot – Bali

Ada yg kurang kalau ke Bali tapi belum ke Tanah Lot, salah satu pura ngetop yg rame dikunjungi turis, baik lokal maupun mancanegara, khususnya buat first timer. Idealnya (kalau menurut gw ya πŸ˜‰ ), seenggaknya kita mesti 2x ke Tanah Lot. Pertama, pas siang hari sebelum air pasang jadi kita bisa nyebrang ke pura. Kedua, pas sunset – pemandangan sunsetnya cantiikkkk banget. Tapi, kalau beruntung, pas datang menjelang sunset, kalau airnya belum terlalu pasang, kita masih bisa nyebrang.

  • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang (khusus wisatawan lokal)
  • Parkir bayar sendiri dan parkirannya luas

Abis beli tiket, begitu masuk langsung dicek lagi tiketnya. Keliatannya untuk turis lokal dan mancanegara, tiketnya beda. Pas pertama ke Tanah Lot, abis beli tiket, langsung kita taruh tas. Eh taunya dimintain, mana pakai speaker yg buat halo-halo itu. Manggilnya pun pakai bahasa Mandarin, mana kita ngerti. Begitu dibilang “Mana tiketnya?” baru deh kita sadar kalau kita yang dipanggil >.<

Sebelum sampai ke Pura-nya, kita bakal ngelewatin kayak pasar seni gitu. Buat yang hobi shopping, silakan lihat-lihat dulu apalagi kalau masih punya waktu sebelum sunset. Kalau udah mepet sunset, mendingan ngejar sunset dulu baru baliknya belanja-belanja.

Β tanah lot-01Dipilih-dipilih, mau beli topi yg mana πŸ˜›

tanah lot-02Kaos balinya pak/bu? Sandal jepitnya?

(more…)

Pantai Pandawa – Si Pantai Rahasia di Bali

Halo…haloooo. Gw kembali setelah vakum nulis hampir 4 bulan. Sebelum keburu lupa dan sebelum keburu dapat cerita jalan-jalan baru, gw mau nge-post dulu beberapa tulisan yang gambar-gambarnya udah disiap-siapin dari tahun lalu.

Kali ini, giliran cerita dari Pantai Pandawa yang sempat nge-hits banget tahun lalu (eh, sekarang masih hits gak ya?). Alesan kenapa kita ke sini pertama kali simpel banget, setelah meeting pagi di Ungasan, kita ada jadwal meeting di Nusa Dua yang nggak jelas jam berapa, akhirnya ditawarin sama pak supir untuk ke Pantai Pandawa ini.

 

Pertama kali ke sini, kita berdua langsung JATUH CINTA sama pantai ini – padahal belum sampai ke pantainya. Untuk menuju ke pantainya, kita bakal melalui jalan berkelok-kelok di mana di sisi kirinya ada patung-patung yang diambil dari cerita Pandawa. Ceritanya gimana, jujur gw nggak tau. Hai-hai mah beda, sampai hapal tokoh-tokohnya. Tau mana yg baik dan mana yg jahat, hehehe.

Dari atas, keliatan banget kalau pantainya biruuuu dan bersihhhh banget, rasanya pengen langsung nyebur. Sayangnya: (more…)

Menikmati Keindahan Pantai Kuta, Lombok

pantai kuta lombok-02

Buat saya, highlight dari liburan di Pulau Lombok ini Pantai Kuta. Pantainya cantik banget, pasirnya putih, pantinya bersih, airnya biru yang manggil-manggil kita buat nyebur. Sayangnya, berhubung udah hampir tiap hari ke pantai mulu, di hari terakhir ini kita nggak bawa baju renang sama sekali.

Ada 2 hal yang bikin saya pengen balik lagi ke Lombok:

  1. Makan ayam taliwang –> checked!
  2. Balik lagi ke Pantai Kuta –> still pending

Karena, kesempatan kedua kita ke Lombok kita cuma punyaΒ  hari, siang datang, malam pulang. Nggak keburu buat ke pantai yang terletak di bagian selatan Pulau Lombok ini.

(more…)

Berburu Sunset di Pantai Kuta, Bali

Banyak orang bilang belum ke Bali kalau belum ke Pantai Kuta biar “katanya” pantainya kotor dan pasirnya biasa aja. Biar banyak pantai lebih cantik dan oke buat dikunjungi di Bali, tetap aja, Pantai Kuta ini paling ramai di Bali. Mungkin karena daya tarik utamanya yaitu garis pantainya yang panjang.

  • Tiket masuk: Gratis
  • Tiket parkir: 2.000/motor. Tahun 2012 ke sini nggak bayar parkir lho.

Kita suka ke Pantai Kuta kalau sore-sore udah bingung mau ngapain karenaaa …… jalan ke Pantai Kuta paling gampang. Nginap juga biasanya di daerah sini, jadi hapal jalannya baru sekitar-sekitar sini. Setelah berburu sunset alias matahari terbenam, pas jalan pulangnya langsung mampir di Nasi Pedas favorit Hai-hai di Jln Raya Kuta, kebetulan sebelahan sama Babi Guling murah-meriah favorit gw πŸ˜›

 

Cara Menuju Pantai Kuta

Ada 2 “jalan masuk” ke Pantai Kuta yang favorit

1. Dari Bakung Sari

Untuk alternatif pertama ini lumayan ramai, karena dekat dengan Discovery Mall, Waterboom Bali, dan juga Flapjacks. Dekat nih maksudnya jalan kaki masih sampai, jaraknya juga nggak jauh-jauh amat. (more…)

Coba-coba Wisata Sejarah di Tjong A Fie Mansion – Medan

Artikel kali ini masih membahas tempat wisata, yang juga merupakan tempat bersejarah di Medan, yaitu Tjong A Fie Mansion. Walaupun ini awalnya tidak termasuk dalam paket tur, tapi setelah gw browsing-browsing sana-sini, akhirnya gw memutuskan kita harus coba masuk ke sini. Sekali-kali wisata ke tempat bersejarah.

Apalagi, Tjong A Fie Mansion ini di-rating #1 di Tripadvisor (akhir tahun 2013). Sekarang posisinya udah turun ke nomor 3, di bawah Airport Railink Service sama Gereja Annai Velangkani. Aneh juga ya Kereta Api Bandara jadi atraksi? Mungkin karena banyak yg pakai makanya banyak yg review. Taun lalu kan baru jalan, jadi belum begitu rame, jadi belum ada di posisi atas. Buat yang tertarik, bisa baca review Railink Medan dulu.

 

Tiket Masuk

HTM (Desember 2013): 35.000/orang

Udah nggak ada dapat-dapat minum habis tur ya. Harga di atas udah termasuk guide. Waktu itu sih kita nggak nunggu orang lain, berdua ya langsung jalan aja, mungkin karena abis hujan juga jadi turisnya sedikit. Bahkan, ada 1 turis asing yang didampingi 1 guide.

 

Lokasi Tjong A Fie

Langsung liat aja di Google Maps berikut. Buat yang sewa mobil atau ikut tur, tinggal langsung kasih tau driver-nya. Jangan lupa bilang, kalau kita bakal bayar tiket masuknya sendiri, abisnya mereka memangΒ  nggak punya budget buat bayarin kita masuk ke dalam, kecuali memang udah nego dari awal.

Lokasinya ada di tengah kota Medan. Di seberangnya ada restoran Tip-top yang terkenal itu. Kita cuma sempat liat-liat aja dan nggak nyicip karena sebelumnya baru makan Mie Aceh Titi Bobrok (makanan pertama yang cukup enak dalam 3 hari — ternyata kita nggak begitu cocok dengan makanan pilihan penyedia tur). (more…)

[REVIEW] Kereta Api Bandara – Medan

Kereta api bandara yang ada di Medan ini punya nama keren:

Airport Railink Service

 

Awalnya nggak kepikiran mau nulis tentang kereta api bandara ini, tapi begitu tau kalau ‘attraction’ ini nomor 1 di TripAdvisor, kenapa nggak bahas ini aja? Tadinya mau nulis tentang Tjong A Fie Mansion dan tulisan tentang KA Bandara ini sebagai pelengkap aja, nggak taunya lumayan panjang juga. Tulisan tentang Tjong A Fie Mansion masuk draft dulu deh πŸ˜‰

 

Tiket kereta: 80.000/orang, 150.000/2 orang, dst.

Mungkin sengaja dibuat gini, kalau gak yang rame-rame bakal lebih milih sewa mobil aja, lebih murah.

Bisa dapat diskon nggak? Taun lalu kita harusnya PP dari/ke bandara gratis karena naik Garuda. Waktu itu lagi pada promo, rata-rata sih diskon doank, tapi kalau naik Garuda gratis. Lumayan menghemat, bisa buat beli oleh-oleh, hehehe. Berhubung datangnya udah langsung dijemput pakai travel, kita nggak pakai deh tiket gratisnya. Diskon juga bisa diperoleh dengan menunjukkan bukti booking di hotel-hotel tertentu. (more…)

Liburan Akhir Tahun di Danau Toba

Akhir tahun 2013 yang lalu kita berkesempatan untuk liburan ke Medan. Awalnya cuma mau kondangan aja, tapi setelah dipikir-pikir udah jauh-jauh ke Medan, kenapa nggak sekalian ke Danau Toba. Mumpung udah sampai sana, kenapa nggak sekalian jalan-jalan aja? Kan, nggak tau kapan bakal ke sana lagi sampai bulan lalu ada promo AirAsia, kita beli tiket ke Medan donk, biar pergi rame-rame sekeluarga. Perginya masih Oktober 2015 tapi πŸ˜›

 

Seperti yang udah kita ketahui, Danau Toba ini merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang terkenal banget. Di sekitar danau, udah banyak banget hotel-hotel dan resort-resort yang dibangun. Bapak-bapak yang nawarin jasa permainan air juga udah banyak. Beda dengan kondisi di Danau Ranau yang sektor pariwisatanya belum begitu berkembang. Jalan menuju danau juga sudah mulus πŸ™‚

 

Lokasi Danau Toba

Sebelumnya, kita mau cerita kekonyolan kita pas merencanakan liburan ke Danau Toba ini. Awalnya kita kira karena udah di Medan, ke Danau Toba ini dekat, bisa pulang pergi. Perbandingan kita waktu itu, kayak kalau di Bali kita nginap di Kuta, pagi-pagi bisa jalan ke Ubud-Kintamani, sorenya udah sampai Kuta lagi.

Dannn ternyata kita salah. Danau Toba ini letaknya sekitar 4 jam perjalanan darat dari kota Medan. Rute kita kemarin: lewat Medan – Pematang Siantar – Prapat (salah satu daerah di pinggir Danau Toba). Ada beberapa jalur alternatif yang bisa dipilih. Boleh-boleh aja kalau mau pulang-pergi, tapi capek di jalan dan rugi banget udah jauh-jauh datang kalau nggak nginap. Belum lagi, kalau kita pengen nyebrang (atau nginap di Pulau Samosir).

Yuk, lihat peta berikut supaya ada gambaran lokasinya:

peta danau toba (more…)

Libur Lebaran di Danau Ranau

Kali ini cerita liburan dari pulau Sumatera! Sebelum ke Danau Toba, gw sempat diajak liburan ke Danau Ranau (kalau Hai-hai mah udah sering, dari kecil hampir setiap Lebaran ke sini). Pas dengar Danau Ranau, apaan tuh? Maklum, taunya Danau Toba. Ternyataaa, danaunya besar dan besar! Balik-balik dari sana, pas lagi cari-cari info, gw baru tau kalau Danau Ranau ini danau kedua terbesar di pulau Sumatera. Berdasarkan data, luas danau ini 125,9 km2 (bandingkan dengan luas Danau Toba: 1.130 km2).

Gw sempat ke sana pas libur Lebaran tahun 2012. Setelah 4 jam perjalanan darat yang lumayan seru (jalannya berkelok-kelok dan nggak ada pembatas di luarnya). OOT dikit, kalau menurut gw lebih serem jalan ke Danau Ranau, kalau menurut Hai-hai lebih seram jalan dari Danau Toba ke Brastagi, padahal ada pembatas jalannya. Tikungannya lebih curam soalnya, bentuk huruf U, hiiiii πŸ˜›

Pulau di Tengah Danau

Kalau Danau Toba punya Pulau Samosir, Danau Ranau punya Pulau Marisa. Di sini ada pemandian air panas dengan campuran belerang. Memang sedikit bau, tapi lama-lama di sana hidung kita bakal terbiasa kok. Cocok buat cewek-cewek yang mau punya kulit wajah mulus, gak perlu repot-repot pakai sabun sulfur, rajin-rajin berendam aja pas di sini πŸ˜‰

(more…)