Water Sport di Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali

Sebelum kita lanjutin nulis tentang tempat-tempat wisata di Yogyakarta, yuk kita lanjut nulis beberapa tempat di Bali yang foto-fotonya udah siap dari kemarin tapi belum sempat ditulis. Mudah-mudahan bisa membantu pembaca menyusun jadwal liburan ke Bali.

Kali ini, mari kita bahas tempat paling ngetop buat main Water Sport di Bali, di mana lagi kalau bukan di Tanjung Benoa!

Ada banyak olahraga air alias water sport yang bisa dilakukan di Tanjung Benoa ini, misalnya:

  1. Parasailing
  2. Banana Boat
  3. Donut
  4. Flying Fish
  5. Diving

Harganya bervariasi tergantung permainan yang dipilih. Waktu ke Tanjung Benoa kemarin, gw sempat cobain parasailing 2x, dua-duanya beli kupon & 1x fun diving, di Groupon sama Living Social.

Harganya murah mana? Ya murah beli kupon, kalau harga walk-in mah beda banget. Tapi jangan protes ya kalau putarannya beda, jadi lebih pendek dan waktunya lebih singkat. 😛

Yang paling asik yang mana? Buat gw, semua olahraga air seru-seru :D.

 

Parasailing

Di area Tanjung Benoa ini ada beberapa vendor yang menyediakan jasa olahraga air alias water sport ini. Kalau kalian belum beli voucher, minta diarahkan aja oleh supirnya.

Gimana keseruan parasailing? Langsung cek foto-foto berikut ya. Ini yang pas pertama kali, kebetulan kita dapatnya yang bisa naik langsung dari pinggir pantai.

tanjung benoa-01Di-briefing dulu sebelum naik.

 

parasailing di tanjung benoaReady….

 

parasailing di tanjung benoaMenikmati pemandangan dari atas

parasailing di tanjung benoaYahhh… udah harus turun

 

Kedua kali, gimana? Kita harus nyebrang naik perahu dulu dan di mana pasirnya berbatu-batu baru (nggak pakai sandal waktu itu) kita main parasailing satu per satu. Tapi yang kedua ini asik banget karena puterannya lebih jauh dan mau-nggak-mau kita mesti basah-basahan karena perahunya berhentinya nggak bisa benar-benar di tepi.

Sambil nunggu rombongan yang berangkat bareng main parasailing, kita bisa sambil foto-foto.

Serius, parasailing bikin ketagihan. Abisnya, rasanya pas di atas cepat banget. Baru juga naik udah dipanggil-panggil buat turun. Buat yang suka ketinggian, boleh langsung request 2 putaran (bayarnya dobel yaaa)

TIPS buat yang baru pertama kali:

  1. Berani! Jangan sampai pas di atas malah pejam mata doank, rugi banget.
  2. Naiknya gampang kok, yang penting kita ancang-ancang lari, abis itu nggak berasa kita udah naik aja
  3. Turunnya yang butuh sedikit usaha karena kita harus tarik tali (di sebelah kanan atau kiri), ikutin aba-aba aja yang ada biar kita bisa mendarat di pasir dengan selamat. Krunya udah pada jago-jago masalah arah angin.
  4. Ngomong-ngomong soal arah angin. Untuk parasailing ini bergantung banget sama angin, jadinya kalau dibilang nggak bisa main, harap nurut ya. Gw diceritain, waktu itu sempat ada bule yang nekad mau parasailing padahal arah angin udah berubah. Eh, pas main doi jatuh dan patah tulang. Rencana liburan jadi berantakan kan?! >< Biasanya sore-sore udah nggak bisa main.
  5. Kalau pas angin lagi kenceng, biasanya ada tandem-nya pas di atas, jadi kita nggak naik sendirian kayak di foto tadi. Ada plus minus pakai tandem. Plus-nya kita cuma perlu enjoy pemandangan di atas laut dan enak banget gak perlu mikir gerakin ke kanan-kiri-nya. Minus-nya sensasinya sedikit berkurang karena kita nggak perlu cape-cape sama sekali.
  6. Buat yang takut, boleh minta pakai tandem aja dari awal. Daripada pas balik rumah baru nyesel karena udah sampai di Tanjung Benoa tapi nggak coba.

OOT: Pas ke Bali untuk kedua kalinya, gw baru sadar kalau Tanjung Benoa itu berada di area Nusa Dua. Pantes sebelumnya nggak nyambung kalau supirnya bilang ke Nusa Dua padahal mau gw ke Tanjung Benoa.

 

Fun Diving

Kegiatan lain yang sempat kita coba itu fun diving. Tentunya nggak dilakukan di pinggir pantai karena lautnya dangkal dan mana mungkin ada ikan karena banyaknya perahu-perahu yang bolak-balik cari duit 😛

Sebelum diving, kita pakai baju selam dulu (disediakan). Terus naik perahu rame-rame ke titik diving. Di titik diving ini rame banget yang diving (mungkin karena spotnya paling bagus?). Sebelum terjun, kita bakal dikasih aba-aba dulu sama pemandunya.

Divingnya sekitar 3-5 meter, tergantung pemandunya di bawah sana. Tabung oksigennya waktu itu share 1 tabung utk 2 orang. Yang kebagian bawa tabung ya lumayan berat, hehe. Tapi itung-itung belajar kalau mau diving serius 😛

Di bawah, ngapain aja? Menikmati keindahan bawah laut.

Bagus ga? Buat gw sih ga begitu. Ikannya juga ga banyak. Untuk menarik ikan (pas difoto – yup, ada fotografernya juga yang ikutan turun), biasanya pemandu (dan kita) hancur-hancurin roti tawar yang sudah disediakan sebelum turun tadi. Dua jempol buat orang-orang Bali, ngerti aja apa yang dicari turis.

Well, kalau boleh jujur, gw lebih menikmati pas snorkeling di Nusa Lembongan (cerita menyusul) tapi nggak ada foto karena kamera ditinggal. Ikan-ikannya lebih banyak dan cantik-cantik. Waktunya juga lebih santai. Pas di Tanjung Benoa itu berasa banget kejar setorannya karena setelang rombongan gw, udah ada rombongan berikutnya yang mau diving. 😛

 

Banana Boat

Ini gak kita cobain. Waktu beli voucher pertama kali, gw mikirnya kan udah pernah pas di Anyer jadi di Bali nggak perlu.

Sampai sekarang gw nggak menyesali keputusan itu karena setelah liat orang-orang main banana boat di Tanjung Benoa, kayaknya kurang seru.

Waktu ke Bali berikutnya, gw niat banget buat banana boat di Nusa Lembongan. Dan, itu asik banget karena kita benar-benar di bawah ke tengah pantai (dan dijatuhin di sana – kalau ada yang minta). It’s really WOW. Btw, gw juga pengen coba parasailing yang naik dari tengah laut, pastinya bakal seru banget 😀

Buat yang mau banana boat dan seru, mending ikut cruise ke Nusa Lembongan dan main di sana, lebih OK. Tapi buat yang pengen coba-coba, silakan coba di Tj Benoa, pengalaman pertama pasti nggak mudah terlupakan 😀

 

Pantai di Kawasan BTDC Nusa Dua

Supaya lebih lengkap, berikut beberapa foto pantai di kawasan BTDC Nusa Dua. Buat yang senang surfing atau cuma mau berjemur tapi nggak suka keramaian Pantai Kuta, bisa dicoba ke sini. Untuk masuknya memang harus lewatin portal satpam tapi semua boleh masuk kok, nggak cuma yang nginap di kawasan ini aja. Malah, waktu kita ke sana, banyak bule-bule yang dengan santainya datang bermotor bawa papan surfing.

pantai nusa duaCantik.. 🙂

pantai nusa duapantai nusa duaKapan yaa bisa PD pakai swim suit 2-piece gini? 😛

Berhubung waktu kita ke sana Pantai Nusa Dua kemarin nggak ada persiapan mau ke pantainya, akhirnya kita nggak main air deh. Waktu itu sih janjinya mau ke sini lagi kalau ke Bali tapi belum kesampaian. Maklum, biasanya nginap di daerah Kuta, jadi lebih dekat ke Pantai Kuta atau Pantai Legian. Lebih hemat waktu.

Tapi, siapa tau suatu saat pas lagi nggak ada ide, bisa langsung ke sini. Kayak waktu ke Pantai Pandawa, siang-siang, panas-panas, kita naik motor ke sini. Kalau balik ke sini, pasti cerita-cerita di blog 😀

2 thoughts on “Water Sport di Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali

    1. @Andrian Sah: gw beli tiketnya di groupon. Kalau langsung ke tempat watersport di Tj. Benoa, harus jago (dan tega) nawar harganya karena harga yg ditawarin kan buat turis asing juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *